AGolf.xyzRyder Cup merupakan salah satu turnamen yang paling ditunggu di seluruh dunia. Siapapun yang mengenal golf, tentu tak ingin melewatkan aksi menarik dari setiap edisi Ryder Cup, tak terkecuali tahun ini. Ryder Cup yang kini memasuki edisi ke-42, bakal dimainkan pada 28-30 September 2018 di Le Golf National, Paris, Perancis.

Sejak diperkenalkan pada 1921 dan memainkan edisi pertamanya pada 1927, Ryder Cup telah melewati berbagai macam perubahan mengikuti perkembangan golf yang terjadi. Di tahun ini, Ryder Cup mengundang 12 pegolf terbaik dari masing-masing tim yang telah dikenalkan sejak 1969, untuk memperebutkan 28 poin yang juga sudah dilakukan pada 1979.

Masing-masing tim punya caranya sendiri untuk menentukan siapa jagoan mereka. Pencarian ke-12 pegolf di Tim Paman Sam Amerika, diputuskan melalui kualifikasi poin yang cocok dilakukan sejak 2008 lalu, itu pun melihat tiga kekalahan beruntun dari Eropa pasca tragedi 9/11.

Kualifikasi poin yang kini memasuki satu dekade, didasarkan pada hadiah uang di setiap turnamen PGA Tour antara tahun Ryder Cup dan turnamen mayor, World Golf Championship (WGC) dan THE PLAYERS di tahun sebelumnya. Dengan mengubah USD1.000 yang diterima menjadi 1 poin, semua pegolf kelahiran Amerika Serikat berburu hadiah terbanyak hingga PGA Championship yang berakhir Minggu (12/8) kemarin.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Turnamen mayor terakhir yang juga tengah merayakan edisi ke-100 mereka di Bellerive Country Club, menjadi ujung pencarian 8 di antara 12 pegolf siap berlaga di Perancis nanti. Menyisakan 4 pegolf tersisa, peran penting Kapten Ryder Cup-lah yang menjadi penentu siapa pegolf yang layak di timnya, dengan mempertimbangkan padu-padan, kecakapan dengan lapangan Le Golf National dan beberapa aspek lainnya.

Dengan berakhirnya PGA Championship, mari kenali ke-8 pegolf yang mewakili Tim Paman Sam.

1. Brooks Koepka

Kemenangan mayor ketiga dari 14 bulan di PGA Championship, menempatkan pegolf 28 tahun itu di No.2 dunia, melirik rilis terbaru Official World Golf Ranking (OWGR) awal pekan ini. Koepka yang memulai kariernya di Challenge Tour dan European Tour, menjadi pegolf pertama dalam 29 tahun yang mampu back-to-back US Open di Erin Hills dan Shinnecock Hills. Rookie Terbaik European Tour 2014 ini juga, menjadi pengumpul poin terbanyak dengan 13.298 poin Ryder Cup dengan total hadiah USD6.412.792 di musim ini.

Pengalamannya di Ryder Cup baru ia rasakan dua tahun lalu. Di Hazeltine, Koepka menyapu bersih dua poin fourball saat dipasangkan dengan Brandt Snedeker. Sedangkan di single, ia menjadi pegolf dengan margin terbesar 5&4 saat mengalahkan juara The Masters Danny Willett.

2. Dustin Johnson

Menduduki No.1 dunia selama 74 pekan, Johnson menang di tiga turnamen musim ini dan dua gelar WGC di tahun lalu. Dengan total poin Ryder Cup 9.549, Dustin punya USD7.301.752 selama musim ini. Walaupun nihil mayor seperti dua tahun lalu, Johnson sangat diperlukan di Ryder Cup terutama di partai single.

Melihat track recordnya di 2010, 2012 dan 2016, Johnson belum sekalipun kalah dari tiga partai single. Ia telah menang 6&4 dari Martin Kaymer 2010, 3&2 dari Nicolas Colsaerts 2012, dan 1-up dari Chris Wood 2016.

3. Justin Thomas

Melengkapi 3 besar dunia di Ryder Cup, Thomas punya tiga gelar PGA Tour di musim ini dan gelar PGA Championship 12 bulan lalu. Selain meraup gelar CJ CUP di Korea dan Honda Classic, rasa penasarannya dengan gelar WGC di Firestone akhirnya terbayarkan setelah 3 Top-5 dalam dua tahun terakhir. Dengan itu, ia mengumpulkan 8.929 poin Ryder Cup dan memimpin Money List dengan USD7.893.693 di musim ini.

Di Ryder Cup nanti, Thomas bertindak sebagai rookie. Tetapi, pengalamannya di beregu tak perlu diragukan karena hampir setiap penampilannya di skuad Amerika ia nyaris 100 persen menang. Hanya gagal di Palmer Cup 2012, Thomas menang Junior Ryder Cup 2010, Eisenhower Trophy 2012, Palmer Cup 2013, Walker Cup 2013 dan Presidents Cup 2017.

4. Patrick Reed

Dijuluki “Captain America”, Reed semakin dikenal setelah kemenangannya di The Masters 2018. Menjadi pegolf fenomenal pasca gelar WGC-Cadillac Championship 2014, tawaran Ryder Cup tak ia sia-siakan di dua edisi kemarin. Memainkan 9 partai, Reed menjadi pegolf dengan rata-rata kemenangan tertinggi dari 8 pegolf yang lolos kualifikasi otomatis. Mengoleksi 7,0 poin, Reed punya 77,78 persen dengan kalah satu partai saja saat fourball melawan Henrik Stenson/Justin Rose.

Partai single melawan Rory McIlroy dua tahun lalu, merupakan salah satu footage yang paling ikonik di Hazeltine. Dan kenangan itu mungkin saja ia ulang di Prancis nanti.

5. Bubba Watson

Bernama asli Gerry Lester Watson, Jr., Bubba merupakan salah satu pegolf kidal terbaik dunia. Prestasi The Masters 2012 dan 2014 menjadi bukti pegolf kelahiran 5 November 1978 itu. Namun, stagnansi yang dialami setelah menang Northern Trust Open 2016, membuatnya ‘sempat’ berpikir untuk pensiun dini.

Tetapi nasib berkata lain. Gelar Genesis Open (ganti sponsor dari Northern Trust), WGC-Match Play dan Travelers Championship membuatnya kembali ke skuad Amerika, setelah 2010, 2012 dan 2014. Tiga kali kalah sebagai pemain, Watson perlu memperbaiki catatan 8 kekalahan dari 11 partai yang sudah dimainkannya di tahun ini.

6. Jordan Spieth

"Go get that"

A post shared by Jordan Spieth (@jordanspieth) on

Catatan Spieth tak cukup memuaskan di musim ini. Hanya 5 Top-10 dari 20 turnamen dan tak satupun gelar di kabinetnya musim ini, Spieth ‘cukup beruntung’ dengan gelar the Open tahun lalu yang memberi hadiah USD1.845.000. Walaupun nihil gelar, Spieth tampil cukup konsisten dengan posisi 3 The Masters dan T.9 di the Open untuk mengumpulkan 5.481 poin Ryder Cup.

Dalam dua penampilannya di Ryder Cup 2014 dan 2016, Spieth konsisten dengan sumbangan 2,5 poin dari masing-masing Ryder Cup. Walaupun 0 poin di dua single, Spieth belum sekalipun kalah di format foursome dengan 1-0-2 (1 menang dan 2 halved).

7. Rickie Fowler

Bertunangan dengan pelompat galah Allison Stokke Juni lalu, Fowler punya dua runner-up di musim ini dengan salah satunya di The Masters lalu. Sebagai salah satu amatir terbaik dunia selama 37 minggu pada 2007-2008, Fowler mengumpulkan USD3.703.337 musim ini plus titel Hero World Challenge, yang sayangnya tidak dimasukkan sebagai turnamen ofisial PGA Tour.

Di Ryder Cup, Fowler merupakan salah satu pegolf yang punya rekor halved terbanyak, 5 halved hanya dari dua Ryder Cup 2010 dan 2014 dengan rincian 2 foursome, dua fourball, 1 single. Dua tahun lalu, Fowler diturunkan di dua foursome dengan hasil 1 poin dan mengalahkan Justin Rose 1-up di single.

8. Webb Simpson

Simpson mengakhiri penantian puasa gelar hampir 5 tahunnya di THE PLAYERS, Mei lalu. Mantan punggawa Ryder Cup 2012 dan 2014 ini, masuk perhitungan Ryder Cup baru di akhir Juli lalu setelah bersaing ketat dengan Bryson DeChambeau dan Phil Mickelson.

Unggul 200-an poin di klasemen akhir setelah DeChambeau dan Phil tampil buruk karena CUT di Bellerive, Webb perlu keberuntungan jika berhadapan dengan Ian Poulter lagi. Dari tiga pertemuan di dua single dan satu foursome, penentuan di hole 18 berakhir dengan dua kemenangan dan satu halved untuk Poulter.

 

Captain’s Pick

Kapten merupakan sosok terpenting bagi terbentuknya sebuah tim. Kombinasi foursome, fourball dan single berada di tangan dingin seorang Kapten yang seringkali membalikkan kekalahan menjadi kemenangan, atau hujatan unggul yang berakhir kalah. Tetapi, sebelum menentukan ke-28 partai yang bakal dipimpinnya, peran Kapten sudah dimulai sejak pemilihan 4 pegolf untuk melengkapi 8 pegolf yang lolos kualifikasi. Salah satu proses yang sudah diterapkan Tim Amerika dan Tim Eropa sejak 1989.

Tahun ini, Ryder Cup Amerika mempercayakan Jim Furyk untuk mempertahankan gelar sejak 1991-1993. Lebih dari dua dekade tak sekalipun menang back-to-back, Furyk berada di bawah tekanan yang besar juga, karena Amerika terakhir kali menaklukkan daratan Eropa pada 1993 di The Belfry, Inggris.

Jim Furyk merupakan juara mayor US Open 2003, Pemain Terbaik 2010, FedExCup Champion 2010, dan mengumpulan USD67,74 juta sebagai hadiah terbanyak ke-4 di sejarah PGA Tour. Di Ryder Cup, Furyk tampil di 9 Ryder Cup beruntun antara 1997-2014 dengan 12 poin dari 10-20-4.

Kepercayaan Furyk untuk Captain’s Pick, bakal menentukan 3 pegolf pilihannya di akhir Dell Technologies Championship pada 3 September dan BMW Championship sepekan setelahnya. Sejumlah pegolf pun masuk di radarnya, Bryson DeChambeau, Phil Mickelson, Tiger Woods, Xander Schauffele, Kevin Kisner dan Tony Finau.

Keempat pegolf pertama yang disebutkan dalam daftar tersebut, berada tepat di No.9-12 ranking Ryder Cup. Tiger Woods dengan posisi runner-up di PGA Championship, hanya berselisih 300-an poin dari Webb Simpson yang membuatnya menjadi sorotan utama tidak hanya bagi Jim Furyk, juga bagi penonton Amerika yang menginginkan Woods di skuad sejak 2012.

Harapan yang tentu saja rasional, karena ia juga finis runner-up di Valspar Championship, T.5 di Arnold Palmer Invitational, T.11 di THE PLAYERS, T.4 di Quicken Loans National, T.6 di Carnoustie. Woods yang dipercaya sebagai Wakil Kapten, juga menunjukkan strategi briliannya saat membantu Kapten Davis Love III dan Steve Stricker di Ryder Cup 2016 dan Presidents Cup 2017. Ditunjuk Furyk sebagai salah satu Wakil Kapten, Woods juga bisa menunjukkan aksinya di Ryder Cup kan?

Bryson DeChambeau merupakan salah satu talenta Amerika yang masih berusia 24 tahun, dan gelar Memorial Tournament Juni lalu merupakan salah satu pengisi CV terbaiknya. Namun, inkonsistensi yang ditunjukkannya saat memimpin European Open di Jerman dengan bogey-bogey-par-triple di 4 hole terakhir, bisa jadi bumerang baginya.

Sedangkan Phil Mickelson, pegolf kawakan 48 tahun ini untuk pertama kalinya berada di luar kualifikasi otomatis sejak 1994. Walaupun begitu, pengalamannya di Ryder Cup dan bimbingan yang bisa ia berikan untuk tim dapat menjadi pilihan utama Furyk. Selain juga pemecahan rekor 12 Ryder Cup beruntun melewati 11 penampilan Nick Faldo antara 1977-1997. Namun, Furyk bisa berkaca dari hasil 5-7-4 di foursome yang mungkin saja menyulitkan rekannya karena tee shot “uniknya”. Hasil di format lainnya cukup bersahabat, 8-8-2 di fourball dan 5-5-1 di single.

Xander Schauffele merupakan Rookie Terbaik 2017 dengan gelar Greenbrier Classic dan TOUR Championship. Tahun ini, ia menunjukkan ia punya kesempatan besar sebagai salah satu juara mayor dengan T.6 di US Open dan runner-up the Open. Berpasangan dengan Jim Furyk di dua putaran pertama PGA Championship, Xander memamerkan 70-67 walaupun akhirnya finis T.35.

Kevin Kisner merupakan salah satu kompetitor yang melaju hingga final WGC-Match Play sebelum kalah 7&6 dari Bubba Watson. Meskipun belum pernah tampil di Ryder Cup, Kisner menjadi salah satu penyumbang 3 poin di Presidents Cup dengan 2-0-1 saat bermain bersama Phil Mickelson.

Tony Finau punya tiga Top-10 di tiga mayor tahun ini, T.10 di The Masters, 5 di US Open dan T.9 di the Open. Sama seperti Xander, Finau juga dipasangkan dengan Kapten Jim Furyk di dua putaran pertama. Skor 74 hampir membuatnya terusir di depan hidung Furyk, yang kemudian diperbaikinya dengan 66 di putaran kedua dengan menyamai birdie terbanyak 10 birdie. Skor 69-68 di akhir pekan, hanya berselisih satu stroke dari Xander dengan T.42.

Catatan: Perpaduan veteran dan muka baru sangat menarik dinantikan di Tim Amerika, tetapi kesolidan di antara para veteran Ryder Cup tentu menjadi salah satu yang memperbesar peluang menang Ryder Cup. Bagaimana komposisi pilihan Furyk nanti, patut kita nantikan!

 Hasil Turnamen Lainnya Pekan 31 (31 Juli-6 Agustus)

Tur Golf Nama Turnamen Juara Baca Juga
Major PGA Championship Brooks Koepka Koepka Naik ke No.2 Dunia dengan Gelar PGA Championship
Asian Tour TAKE Solutions Masters Viraj Madappa
Asian Development Tour PGM Sabah Championship Ben Leong Pegolf Malaysia Menang Wire-to-wire
Symetra Tour PHC Classic Lauren Coughlin
LET Access Anna Nordqvist Vasteras Open Emie Peronnin Rookie Perancis Menang di Turnamen LET Access

 

Top-10 OWGR dan Rolex Ranking Pekan 31

Rank OWGR Rolex Ranking
1. Dustin Johnson (10,4672) Ariya Jutanugarn (7,97)
2. Brooks Koepka (10,1604) So Yeon Ryu (7,46)
3. Justin Thomas (9,6763) Inbee Park (7,39)
4. Justin Rose (8,6511) Sung Hyun Park (7,13)
5. Jon Rahm (7,6794) Lexi Thompson (6,39)
6. Francesco Molinari (7,5602) Shanshan Feng (6,07)
7. Rory McIlroy (7,1341) Minjee Lee (5,43)
8. Jordan Spieth (6,9136) In Kyung Kim (5,20)
9. Rickie Fowler (6,5707) Jessica Korda (5,04)
10. Jason Day (6,4507) Georgia Hall (4,96)
Ranking Pegolf Indonesia
968. Danny Masrin (0,1262)
1133 Rory Hie (0,0869)
1421 George Gandranata (0,0433)
1473 Joshua Wirawan (0,0384)