Solheim Cup kembali ke Skotlandia di PGA Centenary Course, Skotlandia
Solheim Cup kembali ke Skotlandia di PGA Centenary Course, Skotlandia

AGolf.xyz – Tuan rumah Solheim Cup, Tim Eropa mengharapkan keberuntungan Skotlandia untuk dapat memenangi Cup pertamanya sejak 2013 di Ohio. Berbekal 12 pegolf terbaik yang telah melalui kualifikasi dan 4 Captain’s Pick, Kapten Catriona Matthew yakin timnya dapat memenangi edisi kali ini.

Dari tim tamu, Kapten Juli Inkster kembali terpilih sebagai Kapten untuk ketiga kalinya secara beruntun dan haus akan gelar 100% yang belum pernah dicetak Kapten lainnya.

Mengenal lebih dekat ke-12 pegolf dari setiap tim, berikut ini statistik mereka jelang Solheim Cup 2019.

Tim Eropa

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

– Carlota Ciganda (29 tahun)

Menjadi bagian dari skuad Eropa sejak 2013, Ciganda merupakan salah satu pegolf yang konsisten dengan 7 Top-10 di tahun ini. Dua di antaranya datang dari Evian Championship dan AIG Women’s British Open. Tampil tak terkalahkan sebagai debutan 2013, Ciganda memiliki rekor 5-4-2 dari ketiga penampilan Solheim Cup.

– Georgia Hall (23)

Hall telah mengenal Solheim Cup saat debut di Des Moines dua tahun lalu. Diturunkan di kelima partai, ia memetik dua kemenangan dengan tiga lainnya kalah. Dua tahun berikutnya, Hall semakin matang usai meraih gelar mayor di Women’s British Open dan ada di urutan kedua kualifikasi Solheim Cup via Rolex Rankings.

– Charley Hull (23)

Memulai Solheim Cup dari usia 17 tahun, Hull memiliki persentase kemenangan terbesar di antara pegolf lainnya dengan 68,18%. Di tahun ini, ia meraih gelar Fatima Bint Mubarak Ladies Open awal tahun lalu.

– Caroline Hedwall (30)

Semangat match-play telah terpatri di tubuhnya, dengan mencetak 7 kemenangan dari 9 partai pertamanya di Solheim Cup. Lima di antaranya bahkan menentukan kemenangan Eropa di edisi 2013 lalu. Di single, ia mengalahkan Michelle Wie 1up.

– Caroline Masson (30)

Lolos CUT di semua mayor 2019, Masson perlu memerhatikan poin yang bisa disumbangkannya untuk Eropa. Sejak 2,5 poin pada 2013, Masson hanya memberikan 1,5 poin saja di dua edisi terakhir.

– Azahara Munoz (31)

Munoz tidak dapat tampil untuk keempat kalinya secara beruntun pada 2017 lalu, karena masalah tiroid. Namun, konsistensinya mulai terlihat di 2019 dengan 4 Top-10 dari 6 turnamen terakhir yang ia ikuti.

– Anna Nordqvist (32)

Pegolf berpengalaman seperti Nordqvist, lolos ke Gleneagles dengan selisih 0,01 poin Rolex Rankings saja di depan Celine Boutier. Tampil untuk keenam kalinya sejak 2009, Nordqvist dapat menjadi tumpuan Kapten Matthew untuk membuka partai single seperti 2013 dan 2017.

– Anne van Dam (23)

Satu-satunya rookie yang lolos kualifikasi ini, memiliki 4 gelar Ladies European Tour sejak 2016.

– Celine Boutier (25)

Boutier tidak dapat lolos melalui kualifikasi, tetapi kemudian dipanggil Matthew melalui Captain’s Pick. Finis T.5 di Women’s US Open dan T.6 Women’s British Open, menjadi salah satu alasan utama sang Kapten untuk memilihnya. Ia juga meraih gelar LPGA pertamanya di ISPS Handa Vic Open.

– Bronte Law (24)

Secara ranking, No.25 dunia Law menempatkannya di urutan teratas dari kualifikasi Rolex Ranking, jika saja Law masuk dalam daftar kualifikasi. Namun, pilihannya untuk lebih sering bermain di LPGA, membuat Matthew harus memanggilnya dari Captain’s Pick. Tahun ini, Law mengukir gelar Pure Silk Championship dan kalah Playoff di LPGA Mediheal Championship.

– Jodi Ewart Shadoff (31)

Shadoff memulai tahun 2019 dengan tiga Top-10 dari 4 turnamennya, namun mundur saat Evian Championship lalu karena cedera. Kini, ia siap memberikan poin kemenangan keempatnya dari tiga penampilan Solheim Cup 2013 dan 2017.

– Suzann Pettersen (38)

Sesepuh Solheim Cup di Tim Eropa ini, telah mengantongi 8 penampilan sejak 2002. Sempat masuk skuad 2017 sebelum cedera, Pettersen fokus membesarkan anak pertamanya selama dua musim terakhir. Kembali merumput di turnamen beregu DOW Great Lakes Invitational bersama Kapten Matthew, sang Kapten mengajaknya bergabung sebagai pemain. Hadirnya Pettersen, membuat Melissa Reid menggantikannya di kursi Wakil Kapten.

Tim Amerika

– Marina Alex (29 tahun)

Fokus debutan Alex sempat terpecah antara Universitasnya di Vanderbilt dengan LPGA. Tetapi, perannya di Tim Amerika terdorong gelar Cambia Portland Classic 2018.

– Brittany Altomare (28)

Anggota Junior Ryder Cup 2006 ini, mengamankan tempat terakhir di kualifikasi poin dari 7 Top-10.

– Danielle Kang (26)

Kang menyumbangkan 3 poin saat debutnya di Solheim Cup 2017 lalu. Tampil di partai pamungkas single melawan Emily Kristine Pedersen, Kang menang 3&1 untuk menutup kemenangan Amerika 16,5-11,5.

– Megan Khang (21)

Kang tidak terkalahkan di Junior Solheim Cup 2015, saat Amerika menang tipis 13-11 kala itu. Tahun ini, ia memiliki dua Top-10 dari turnamen mayor.

– Jessica Korda (26)

Kembali ke Tim Amerika sejak debut 2013, Jessica seharusnya memainkan Cup ketiganya jika saja ia tidak mundur karena cedera dua tahun lalu. Rekornya 1-2-1.

– Nelly Korda (21)

Bersama Jessica, mereka merupakan pasangan kakak-adik kedua di Solheim Cup sejak Sorenstam 1998. Namun, nihilnya penggabungan Sorenstam ketika itu, memberikan kesempatan kepada Nelly dan Jessica untuk menciptakan sejarah pertama baik foursome maupun fourball nanti.

– Annie Park (24)

Debutan yang sebenarnya memiliki segudang pengalaman beregu. Pada 2013, ia memimpin Universitas Southern California untuk meraih juara nasional. Begitu juga Curtis Cup, dengan hasil akhir 13-7.

– Lizette Salas (30)

Memainkan Solheim Cup keempat secara beruntun, Salas dalam kondisi terbaiknya usai runner-up AIG Women’s British Open dan ketiga di CP Women’s Open. Pada 2017, ia mendapatkan tiga poin dan tak pernah kalah dari tiga partai single.

– Lexi Thompson (24)

Pemain berpengalaman di Tim Amerika meskipun usianya baru 24 tahun itu, hanya mengalami dua kekalahan yang seluruhnya hadir pada 2013. Ia memiliki tandem terbaik saat bermain bersama Cristie Kerr, dengan 5 poin dari 6 pertandingan. Sayangnya, Kerr tidak dapat masuk tim dan Kapten Inkster perlu amunisi baru untuk Lexi.

– Angel Yin (20)

Yin mendapat kemenangan besar 6&5 saat berpasangan dengan Salas di fourball dua tahun lalu. Imbang melawan Karine Icher di single, memastikan Amerika tetap mempertahankan Cup di angka 14.

– Morgan Pressel (31)

Datang sebagai Captain’s Pick Kapten Inskter yang memerlukan veteran, Pressel menunjukkan impresinya dengan peringkat keempat AIG Women’s British Open. Telah memainkan 5 Solheim Cup, Pressel memiliki 10 kemenangan yang 4 di antaranya didapat dari partai single.

– Ally McDonald (26)

Menggantikan Stacy Lewis yang mundur karena cedera, McDonald menjadi rookie keenam di Tim Amerika. Selama kualifikasi, McDonald memiliki 15 Top-20 dengan tiga di antaranya dari mayor 2019.