AGolf.xyz- Sung Hyun Park mungkin akan merasakan sesasi ketegangan berbeda ketika mengayunkan club-nya pada tee pertama Kamis sore ini. Pasalnya, ini adalah pertandingan mayor pertamanya setelah ia merengkuh posisi pegolf No.1 di Rolex Rankings.

Evian Championship 2018 akan menjadi pelabuhan mayor pertama bagi gadis Korea ini dengan segala tekanan internal maupun eksternal yang ia hadapi sebagai No.1 Dunia. Untungnya, kepercayaan diri Park terpompa hanya dengan melihat baju caddy-nya, David Jones. Jones sudah mengenakan rompi hijau dengan penanda Rolex Ranking No.1 selama tiga minggu terakhir. Ini adalah pengakuan yang diberikan pada para pemuncak rangking golf wanita.

“Setiap kali saya melihat caddy saya, dia telah memakai bib caddy Rolex,” kata Park melalui seorang penerjemah. “Itu membuat saya lebih percaya diri,” ujarnya dilansir dari lpga.com, Kamis (13/9).

Park memiliki banyak alasan untuk merasa percaya diri. Pemain top di peringkat dunia menjadi berita utama pekan ini di mayor kelima sekaligus mayor terakhir musim ini, Evian Championship. Park sudah mengantongi tiga titel pada tahun 2018. Jika ia menang pada akhir minggu ini ia akan menjadi pemenang empat kali pertama tahun ini. Mendapatkan tiga kemenangan, satu lebih banyak dari total kemenanganya di tahun 2017, adalah tujuan utama Park musim ini. Dengan misi yang sudah tercapai, Park mengalihkan fokusnya ke laga penutup musim ini.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Tujuan pertama saya adalah melakukan yang terbaik di mayor terakhir, Evian Championship,”tukasnya.

Tapi jika tidak meraih titel di Evian Championship pun ia tetap bertekad untuk meraih satu lagi gelar di sisa musim ini.

Dia memiliki kesempatan bagus untuk mencapai tujuan minggu ini karena Evian Resort Golf Club sesuai dengan permainannya. Pada 2016, Park menjadi runner-up dalam debut Evian-nya dan mendukungnya dengan putaran pembukaan 63 di tahun berikutnya. Musim ini, ia kembali ke Evian sebagai juara mayor dua kali, setelah menambahkan KPMG Women’s PGA Championship dan US Women’s Open pada tahun 2017. Jika ia berhasil mengangkat trofi minggu ini, ia akan menambah leg ketiga untuk Karir Grand Slam. Tapi Park mengaku belum menargetkan Grand Slam. Ia sedang fokus pada tugas yang ada di hadapannya, artinya mayor terakhir dan Rolex Annika Major Award.

Pada 2017, kemenangan Park di US Women’s Open membuatnya memenuhi syarat untuk penghargaan, yang diberikan kepada pemain yang tampil terbaik di kejuaraan utama musim ini. Selain memenangkan setidaknya satu dari lima kejuaraan mayor, pemain harus menyelesaikan dalam sepuluh besar di kejuaraan mayor lainnya untuk mendapatkan poin kualifikasi. Musim lalu, So Yeon Ryu mengalahkan Park dengan tidak hanya kemenangannya di ANA Inspiration, tetapi juga T3 miliknya di belakang Park pada US Women’s Open. Kali ini, Park menginginkan penghargaan itu untuk dirinya sendiri.

“Saya sangat cemburu. Saya selalu menonton di TV salah satu idola saya, Annika memberikan penghargaan. Saya sangat antusias untuk bisa memenangkan penghargaan itu tahun ini,” Park mengaku.