AGolf.xyz- Swarovski merupakan salah satu brand kristal atau perhiasan mewah dari Austria yang telah didirikan sejak tahun 1895. Berbagai produk perhiasan dan permata berkilau telah dihasilkan oleh perusahaan ini yang telah memiliki penggemar dari berbagai kalangan orang penting dan selebritis dunia. Kini untuk meningkatkan nilai dari merek dimata konsumen, Swarovski menghadirkan pembukaan instalasi yang memamerkan keseluruhan koleksi kristal yang dimilikinya.

Swarovski menghadirkan dua bangunan baru dan sebuah karya seniman Yayoi Kusama, yakni seniman kontemporer Jepang yang bekecimpung di bidang patung dan instalasi. Yayoi Kusama menampilkan ruangan cermin yang diberi nama “Chandelier of Grief” yang terdiri dari berbagai kristal yang terpantul pada cermin di bagian bawah.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Manufaktur Swarovski terdiri dari berbagai ruangan terpisah berdasarkan kategori yang dipisahkan oleh Swarovski. Ruangan-ruangan tersebut memperlihatkan keindahan kristal dalam berbagai bentuk, ukuran, warna. Ide ini diterapkan oleh Direktur Kreatif Giovanna Englbert, penata gaya Carlotta Tabaroni dan produksi Villa Eugine.

Manufaktur Swarovski ini memili ruangan Rainbow Room yang menampilkan produk bertahtahkan kristal dan kolaborasi arsip Swarovski. Ada juga ruangan yang menampilkan berbagai karya seni seperti karya Keith Haring dengan kristal hitam dan salah satu dari beberapa berlian asli Andy Warhols. Serta ruangan yang hampir keseluruhannya terdiri dari kaca dan rak kaca yang menampilkan berbagai jenis permata berkilau.

“Manufaktur memungkinkan kami untuk mengurangi waktu pembuatan prototype dari rata-rata dua minggu hingga enam hari. Kami juga telah menetapkan batasan waktu untuk memproduksi prototype hanya dalam wakti 70 jam,”kata Langes Swarovski dilansir dari Business of Fashion. “Ide dari klien kami diubah menjadi obyek kristal nyata dalam waktu yang sangat singkat, bukan hanya lembar digital atau salinan cetak  3D, tetapi kreasi kristal yang sebenarnya dengan kilau dan sentuhan mereka sesungghunya.