US Open 2020 di Winged Foot
US Open 2020 di Winged Foot

AGolf.xyz – Kabar mengejutkan datang dari US Open, yang menghilangkan seluruh kualifikasi lokal dan kualifikasi final untuk menentukan nasib pemain 2020 di Winged Foot, New York.

Melewati masa pandemi virus corona, USGA selaku pemilik turnamen tidak ingin mengambil risiko dengan mengadakan kualifikasi yang seharusnya diadakan di 45 negara bagian termasuk tiga negara di Kanada, Inggris, dan Jepang.

Hal ini cukup memukul para pemimpi yang ingin berada dalam field berisikan 156 pegolf tahun ini. Setiap tahunnya, kualifikasi lokal dan final selalu menghadirkan ribuan pegolf yang mencoba keberuntungannya. Termasuk pegolf India yang memanfaatkan kualifikasi untuk pergi ke US Open.

Berdasarkan Asian Tour, terdapat enam pegolf India yang pernah pergi US Open dengan Jeev Milkha Singh menjadi pegolf pertamanya pada 2002. Singh lolos ke kualifikasi Final untuk penampilan pertamanya di Bethpage. Setelahnya, ia mengikuti empat US Open pada 2006, 2007, 2009, dan 2016.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Pada 2016, dia menjadi daftar tunggu pertama saat kualifikasi di Surrey, Inggris. Segera setelah Thongchai Jaidee mundur, Singh dapat pergi ke Oakmont Country Club. Tahun 2007 dan 2009, Singh memanfaatkan ranking dunia dengan No.37 pada 2007 dan menjadi peraih Order of Merit termasuk No.35 dunia pada akhir 2008.

“The Masters seperti pegolf lainnya, menjadi mimpi yang akhirnya terwujud. Tetapi US Open tetap mayor tersulit yang pernah saya coba,” komentar Singh. “Dan kualifikasi US Open merupakan paling sulit di antara kualifikasi lainnya. Saya sangat bangga bisa lolos tiga kali dari rute tersebut dan dua kali melalui exemption.”

“Kualifikasinya sangat besar dan saya mendengar US Open pernah memiliki lebih dari 10.000 pendaftar. Buat saya, US Open ini seperti People’s Major dengan banyaknya pemimpi untuk pergi ke mayor,” ujarnya. “Sayang seribu sayang, pandemi ini menghentikan kualifikasi tahun ini. Apa mau dikata, dan saya optimistis untuk kembali tahun depan. Semoga saja saya masih menjadi bagian dari kualifikasi itu.”

Tahun 2006, pegolf India lain yang juga pergi ke US Open selain Singh ialah Jyoti Randhawa, dari tempat yang sama di Surrey, Inggris. Pada 2010, Arjun Atwal menjadi pegolf India ketiga yang lolos kualifikasi di Rockfort, Amerika.

Arjun Atwal di US Open 2010 dengan bertanding bersama Dustin Johnson dan Tiger Woods / Asian Tour
Arjun Atwal di US Open 2010 dengan bertanding bersama Dustin Johnson dan Tiger Woods / Asian Tour

Shiv Kapur begitu menyukai kualifikasi. Dari lima mayor yang diikuti, seluruhnya didapat melalui kualifikasi. Tiga kali ia lakukan di the Open 2006, 2013, dan 2016. Dua kali US Open terjadi pada 2014-2015.

“The Open sudah dibatalkan dan US Open membatalkan kualifikasi, ini tahun yang jelek untuk turnamen mayor,” sedih Kapur. “Tetapi apa boleh buat, kita tidak punya pilihan. Buat saya, kualifikasi sangat berarti buat saya karena seluruh mayor yang saya ikuti selalu melewati fase ini. Termasuk juga T.23 sebagai finis terbaik di US Open 2014.”

“Kualifikasi itu tantangan terbaik untuk kita semua dan 36-hole merupakan penentuan terbaik agar tidak boleh error,” imbuhnya.

Shubhankar Sharma dengan dua gelarnya di Joburg Open dan Maybank Championship, menjadi salah satu sebab undangan The Masters ke Augusta National. Ia juga semakin percaya diri untuk pergi ke Erin Hills dengan lolos dari kualifikasi Columbus, Amerika.

Tahun 2019 lalu, Anirban Lahiri mengikuti US Open ketiganya dari kualifikasi. Sebelumnya pada 2015 dan 2016, Lahiri memanfaatkan ranking dunia dari gelar Hero Indian Open 2015 yang menaikkan ranking dunianya ke Top-50 dunia sebelum US Open. Pada akhir tahun 2015, ia menempati peringkat 40 dunia yang memudahkannya pergi ke US Open 2016.

“Melihat apa yang sedang terjadi saat ini, keputusan pembatalan kualifikasi menjadi hal tersulit untuk kami di USGA,” kata senior managing director of championship USGA, John Bodenhamer.