Juara Bertahan Francesco Molinari kembali ke BMW PGA Championship dengan tantangan yang baru / AGolf Design
Juara Bertahan Francesco Molinari kembali ke BMW PGA Championship dengan tantangan yang baru / AGolf Design

AGolf.xyz – Juara bertahan BMW PGA Championship, Francesco Molinari mengincar trofi keduanya sebagai pegolf pertama dengan gelar back-to-back setelah Luke Donald 2011-2012. Molinari yang mengalahkan rekan satu pairingnya Rory McIlroy tahun lalu, punya hasil yang selalu bagus saat memainkan turnamen flagship European Tour ini.

Sejak 2012, Molinari memiliki 4 Top-10 dan sempat mencapai posisi kedua pada 2017. Tahun lalu, gelar pertamanya di BMW PGA Championship menjadi perkawinan apik yang datang dua bulan sebelum the Open di Carnoustie.

“Pekan ini sangat spesial buat saya. Bahkan jika tidak meraih gelar tahun lalu, saya tetap bahagia saat kembali ke turnamen ini,” komentar Molinari. “Duel dengan Rory di final dan akhirnya menang, saya rasa itu bonus yang luar biasa dari turnamen ini. Saya mendapat kepercayaan diri yang tidak saya duga, karena ternyata saya menerima Claret Jug beberapa bulan setelahnya.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Tak hanya itu saja, Molinari juga menjadi pegolf Eropa pertama yang memiliki 5 poin di Ryder Cup.

“Turnamen ini jadi fondasi terkuat sebelum the Open dan Ryder Cup. Saya rasa, satu tahun ini menjadi yang terbaik di karier saya,” ucap Molinari. “Tak jarang, setiap saya berhenti bermain atau mengeluh, saya selalu ingat momen seperti itu lagi untuk mengembalikan mindset saya ke standar tertinggi.”

Rekornya di Wentworth memang sangat menguntungkannya, tetapi perubahan jadwal ke bulan September menjadi hal baru buatnya. Cuaca, kondisi lapangan, dan beberapa faktor lainnya tentu akan sangat berpengaruh jika Molinari ingin back-to-back.

“Saya malah penasaran akan seperti apa lapangan dengan jadwal baru seperti ini,” kelakar Molinari. “Saya pikir, lapangan setelah musim panas akan lebih firm. Jadi, ini akan menarik buat kita dan semoga saja penonton bisa memberikan dukungan terbaiknya, jauh lebih besar dari bulan Mei.”