Justin Rose Honma Golf
Justiin Rose tidak memperpanjang kontraknya dengan TaylorMade dan berencana berganti ke Honma Golf / AGolf Design

AGolf.xyz – Justin Rose menjadi No.1 dunia September lalu sebagai anggota TaylorMade. Namun, dikabarkan Irish Times, Rose bakal memutus kerja sama 20 tahun dengan TaylorMade dan mulai menggandeng brand golf asal Jepang, Honma Golf pada Januari mendatang.

Saat mempertahankan gelarnya di Turkish Airlines Open Minggu (4/11) lalu, jawaban yang Rose berikan ketika ditanyai kontrak yang habis Desember nanti, hanyalah “Saat ada asap, maka ada api”. Begitu juga dua pabrikan golf TaylorMade dan Honma, yang menolak memberikan jawaban atas pertanyaan Golf.com mengenai rumor ini.

Satu hal yang pasti, jika Rose berhasil mempertahankan No.1 dunianya hingga akhir tahun ini, Rose menjadi pegolf kedua dalam 6 tahun terakhir, yang mengubah peralatan golfnya setelah Rory McIlroy yang mengganti Titleist menjadi Nike pada 2013.

TaylorMade kehilangan Sergio Garcia, saat diakuisisi oleh KPS Capital Partners senilai USD425 juta tahun lalu. Juara Masters 2017 itu langsung beralih ke Callaway meskipun telah menjalin kerja sama 15 tahun dengan brand ini. Dengan berakhirnya kontrak antara Rose dan TaylorMade akhir tahun ini, TaylorMade 2019 akan menampilkan Dustin Johnson, Rory McIlroy, Jon Rahm, Jason Day, dan Tiger Woods di Top-13 Official World Golf Ranking OWGR.

Honma Golf
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Keberadaan Honma tidaklah sementereng TaylorMade di PGA Tour. Walaupun secara usia lebih tua dua dekade dari TaylorMade pada 1959, Honma sekarang ini mulai mengejar pasar Amerika dengan menerima Mark King, yang merupakan CEO TaylorMade 1999-2013 pada Agustus lalu.

Dalam salah satu laporan, Rose yang dapat menjadi aset utama keluarga baru Honma, memberikan syarat minimum penggunaan iron dan wegde dari Honma, dengan stik woods tetap diperkenankan dari TaylorMade. Sedangkan untuk bolanya, tidak diketahui apakah tetap menggunakan TaylorMade atau berganti ke model Honma.

Honma merupakan peralatan golf asal Sakata Jepang, yang sempat mengalami keterpurukan pada 2005. Namun, brand ini dibangkitkan lagi oleh pebisnis China, Liu Jianguo. Dalam 8 tahun terakhir, Jianguo mengubah Honma menjadi brand premium berlapis emas untuk produk driver dan ironnya. Atas inovasinya itu, beberapa full set brand ini dijual hingga USD75 ribu atau Rp1,1 miliar.

Hadirnya Justin Rose di keluarga Honma, menjadi awal penetrasi brand ini ke kawasan Amerika Utara yang telah dipenuhi brand ternama TaylorMade, Callaway, Titleist, PING, Cobra, NIKE, Bridgestone Golf, dan brand lainnya.