AGolf.xyz– Bandara Daxing Beijing International yang baru beroperasi pada bulan September 2019 akan dilengkapi dengan berbagai macam teknologi canggih. Semua teknologi tersebut disematkan mulai dari pos pemeriksaan otomatis, pos bagasi, mesin pemindai wajah, dan radio-frequency indentification (RFID) untuk dientifikasi bagasi.

Sebesar 86 persen proses check-in penumpang akan dilakukan secara otomatis oleh semua teknologi canggih tersebut. Selain itu, 76 persen bagasi dapat melewati pemeriksaan menggunakan pos bagasi mandiri. Mesin pemindai wajah digunakan, untuk kepentingan proses identifikasi penumpang.

Sedangkan untuk Radio Frequency Identification atau RFID, berfungsi untuk mengidentifikasi dan melacak tag yang terpasang pada bagasi setiap penumpang. Tag tersebut, berisi informasi koper secara elektronik, dimana tag tersebut akan diperbaharui pada setiap tahap pemrosesan bagasi.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Teknologi-teknologi canggih tersebut disematkan, guna mempermudah dan memeprcepat proses penerbangan. Pasalnya, bandara ini diprediksi akan menjadi salah satu bandara tersibuk di dunia. Bandara yang berlokasi di bagian selatan kota Beijing ini, akan mengantarkan 75 juta penumpang per tahun pada tahun 2025 dan 100 juta penumpang per tahun pada tahun 2040.

Selain teknologi canggih tersebut, akses menuju bandara ini akan dipermudah dengan adanya kereta berkecepatan tinggi serta metro menuju ke pusat Beijing. Selain itu, akses lainnya antara lain jalur kereta antar kota, dan kereta bawah tanah.

Dengan segala kecanggihan, desain bandara dan lain-lain, bandara ini menelan biaya hingga USD12 miliar atau sekitar Rp168 triliun.