AGolf.xyz– Berniat untuk berlibur sambil berwisata kuliner ke Negeri Jiran, Malaysia? Sepertinya pelancong harus mengetahui mengenai aturan baru yang dibuat oleh pemerintah Malaysia.

Pasalnya mulai tanggal 1 Januari 2019 ini, seluruh tempat makan yang berada di Malaysia akan diubah menjadi area bebas asap rokok. Aturan ini juga diberlakukan pada tempat makan yang berada di dalam dan luar ruangan, kedai, foodcourt, hingga restoran di kapal dan kereta.

Dilansir dari channelnewsasia.com, Selasa (8/1), Datuk Dr Noor Hisham Bin Abdullah selaku Dirjen Kementerian Kesehatan mengatakan peraturan tersebut merupakan bagian dari Regulasi Produk Tembakau (Amandemen) tahun 2018. Aturan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Larangan itu juga mencakup kios makanan dan kendaraan yang menyediakan meja dan kursi untuk orang makan, serta restoran di kapal dan kereta api,” ujar Datuk Dr Noor Hisham Bin Abdullah.

Noor Hisham juga mengingatkan pemilik dan operator tempat makanan untuk menampilkan tanda-tanda bebas rokok. Selain itu, tempat-tempat makan juga diwajibkan untuk menghilangkan asbak.

Oleh karena itu para turis harus memperhatikan larangan ini. Pasalnya, siapa pun yang merokok di daerah terlarang bisa didenda hingga RM10.000 (USD 2.450) atau dipenjara hingga dua tahun.

Pemilik perusahaan makanan yang tidak menampilkan tanda dilarang merokok dapat didenda hingga RM3.000 atau dipenjara hingga enam bulan. Untuk menyediakan fasilitas merokok, mereka dapat didenda hingga RM5.000 atau dipenjara hingga satu tahun.