AGolf– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan/United Nations Secretary General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Inclusion, Ratu Maxima dari Belanda, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/2).

Kunjungan Ratu Belanda ini ke Indonesia bukan yang pertama kali. Sebelumnya, Ratu Maxima sudah bertemu dengan Presiden Jokowi pada September 2016 di Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta Ratu Maxima untuk mendorong sistem keuangan inklusif Indonesia.

Sekitar pukul 09:15 WIB Ratu Maxima dan rombongan tiba di Istana Merdeka, dan disambut langsung oleh Presiden Joko Widodo. Keduanya kemudian berbincang akrab di teras belakang Istana Merdeka (veranda talk).

Untuk mendorong terciptanya sistem keuangan inklusif di Indonesia, Presiden Jokowi menyatakan, perlunya penyederhanaan sistem dan penyederhanaan izin-izin yang ruwet agar kita bisa mempercepat inklusi keuangan.

“Kalau dua hal itu belum bisa kita selesaikan, ya majunya akan tidak bisa secara sepesat yang kita inginkan,” kata Jokowi usai menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan/United Nations Secretary General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Inclusion, Ratu Maxima dari Belanda, di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip laman Setkab, Selasa (13/2).

Presiden menegaskan, pemerintah ingin semua masyarakat bisa mengakses ke perbankan, bisa mengakses ke sektor keuangan yang ada secara sederhana dan cepat.

“Semuanya, semua masyarakat harus bisa masuk ke banking system, bisa masuk ke sistem keuangan kita sehingga akses untuk permodalan, akses untuk mendapatkan keuangan dari sana bisa didapatkan. Terutama yang mikro, yang kecil-kecil itu,” ucap Jokowi.

Jokowi menegaskan, inklusi keuangan masih menjadi topik pembicaraan dengan Ratu Maxima, meski sudah tiga kali bertemu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here