thailand

AGolf.xyz- Thailand berencana akan melarang penggunaan plastik sekali pakai yang mulai berlaku pada awal tahun 2020 dan larangan total pada 2021. Larangan penggunaan palstik sekali pakai akan mulai diberlakukan di toko-toko besar Thailand, pemerintah juga melakukan kampanye dengan meminta para pembeli untuk membawa kantung belanja sendiri.

Di mana sebelumnya, berbagai hewan telah ditemukan mati dengan plastik dalam sistem pencernaan mereka. Tahun lalu, Thailand telah berhasil mengurangi penggunaan kantong plastik sebanyak 2 miliar, atau sekitar 5.765 ton, dalam fase pertama kampanye yang mendorong konsumen secara sukarela menolak kantong plastik dari toko.

“Thailand berada di peringkat keenam diantara negara-negara top dunia yang membuang limbah ke laut,” kata Varawut Silpa-Arca, Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan dilansir dari Lonely Planet Travel News. “Selama lima bulan terakhir, kami telah turun ke urutan kesepuluh. Terimakasih atas kerja sama rakyat Thailand.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Menurut Greenpeace, lebih dari 300 hewan laut yang terancam punah di Thailand mati karena mengkonsumsi sampah plastik. Sementara 60 pesen hewan laut, khususya lumba-lumba dan paus mati karena memakan sampah plastik, 70 persen kura-kura laut juga mati dari limbah plastik yang mengikat leher dan tubuh mereka.

View this post on Instagram

**supermarket in Thailand** ・・・ 🇹🇭タイのスーパーマーケット事情🇹🇭 ・ 滞在最後の方でやっと見つけた だいすきな ローカルなスーパーマーケット🛍️ ・ スパイスがめっちゃあるーーー❤️ そして激安ーー✨ ・ お惣菜も売ってるんだけど… ビニール袋に入ってる…。 屋台でテイクアウトするときも、ビニール袋に入れるタイ。。 熱々をプラスチックの袋に入れるのって身体に悪そうよなぁ😱 ってsarahちゃんと話してました。 ・ 買い物のとき、必ず I don't need plastic bag😊 って言ってた わたしたち。 ・ でーんと スーパーでビニール袋に入って鎮座してるなんて。 ・ でも、日本でも袋に入ってないだけで プラスチックは多用してるんだから 偉そうに言えない!!! ・ そんな環境のことも たくさん感じた旅でした。 まだまだタイ熱冷めず まだまだアップしちゃいそうです😅❤️ ・・・ #thailand#thailandsupermarket #thailandfood#タイ#スーパーマーケット#タイのスーパー #localmarket#タイ旅行 #タイ旅#東南アジア#東南アジア旅 #食を学ぶ旅 #ごはんの旅 #旅#旅が好き #travelforeat #traveltoeat #loveeating #supermarket#environment #地球に優しく #loveearth

A post shared by m_tree (@m_tree22) on

Varawut juga menambahkan bahwa, “Menghilangkan kantong plastik yang digunakan di pasar kota dan di daerah pedesaan akan menghadirkan tantangan terbesar. Di mana tidak mudah mengubah cara berpikir dan perilaku orang-orang itu.”