The Masters 2019
The Masters 2019 / AGolf Design

AGolf.xyz – The Masters merupakan salah satu turnamen yang ditunggu di tahun ini. Selain sebagai mayor pertama 2019, The Masters juga menghadirkan pegolf terbaik dari berbagai belahan dunia yang memiliki misi sama, Green Jacket.

Turnamen yang segera dimulai pekan ini di Augusta, Georgia, Amerika Serikat, memiliki sejumlah serba-serbi yang menarik untuk diketahui. Berikut ini daftarnya, dilansir dari berbagai sumber.

Augusta National
Augusta national hole 5
Augusta National

The Masters menjadi satu-satunya turnamen mayor pria, yang diadakan di lokasi yang sama sejak didirikan pertama kali pada 1934 silam. Tepatnya di Augusta National Golf Club, lapangan di jantung kota Georgia itu menjadi lapangan ikonik dan bersejarah untuk sebuah turnamen mayor.

Dirancang Bobby Jones, Augusta National menghadirkan venue yang indah pada waktunya. Tepat di musim semi seperti ini, bunga-bunga yang menjadi nama tiap-tiap hole, bermekaran indah menyambut tidak hanya para pegolf, melainkan juga para penonton. Fairway yang tajam dan green menantang, memberikan kesulitan ekstra kepada mereka yang haus akan gelar mayor.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Amen Corner di hole 11-12-13, merupakan pasangan yang dikenal luas di golf. Ketiga hole ini juga, dapat menjadi mimpi buruk sekaligus harapan lahirnya gelar The Masters. Masih teringat jelas, kala Jordan Spieth membuang kesempatan back-to-back gelar di 2016, saat quadruple-bogey 7 di hole 12 par-3.

Field 2019

The Masters menjadi satu-satunya mayor dengan field paling kecil setiap tahunnya. Tidak seperti US Open dan the Open yang mengadakan turnamen kualifikasi, ataupun PGA Championship melalui kualifikasi PGA of America, The Masters betul-betul memilih yang terbaik di antara yang terbaik.

Mulai dari para pemenang The Masters yang mendapat undangan seumur hidup, The Masters mengundang para juara mayor di tiga tahun terakhir, serta 50 besar ranking dunia OWGR. Inilah yang membedakan dari mayor lainnya. Seluruh 50 pegolf di akhir kalender 2018 dan sepekan sebelum The Masters, menjadi bukti hanya pegolf terbaik di Augusta National.

Selain itu, The Masters juga memberikan beberapa undangan kepada pegolf amatir yang menjuarai turnamen di kontinennya. Seperti US Amateur, US Mid-Amateur, Latin America Amateur Championship, Amateur Championship, dan Asia-Pacific Amateur Championship.

Jelang putaran pertama nanti, The Masters memiliki 87 pegolf dari 22 negara di 5 benua.

Siapa Juara The Masters?
Patrick Reed Honma Hong Kong Open
Patrick Reed raih gelar The Masters 2018 / AGolf Design

Patrick Reed bertindak sebagai juara bertahan The Masters, saat dirinya menang satu stroke dari Rickie Fowler tahun lalu. Reed kembali ke Augusta National, untuk menjadi pegolf pertama yang mampu back-to-back setelah Tiger Woods 2001-2002.

Pemenang terbanyak The Masters didapat oleh Jack Nicklaus dengan 6 gelar. Sejak gelar pertamanya di tahun 1963, Nicklaus mendapat 4 gelar lain hingga 1975. Satu gelar terakhir yang didapatnya di 1986, membuatnya menjadi pegolf tertua (46 tahun) yang memenangi The Masters. Nicklaus juga mencatatkan namanya sebagai pemilik Top-10 terbanyak dengan 22 kali, serta lolos CUT terbanyak di 37 The Masters.

Tiger Woods menjadi pegolf termuda yang memenangkan The Masters 1997. Di usia 21 tahun, Tiger juga memecahkan margin terbesar dengan 12 strokes dan rekor terendah 18-under par 270. Rekor 18-under sempat disamai Jordan Spieth pada 2015 lalu.

Ada 22 The Masters yang tidak dimenangi pegolf Amerika. Gary Player menjadi pegolf non-Amerika pertama yang menaklukkan The Masters 1961. Player mendapat dua gelar lain pada 1974 dan 1978. Pada 1980, Eropa untuk pertama kalinya memenangi The Masters oleh Seve Ballesteros. Antara 1989-1996, Nick Faldo menjadi pegolf pertama Eropa dengan tiga gelar The Masters.

Di milenium kedua, Vijay Singh meraih The Masters pertamanya untuk Fiji, negara di benua Oseania. Menyusul Amerika Latin melalui Angel Cabrera pada 2009, dan Australia mencatatkan kemenangan 2013 oleh Adam Scott.

Arti Gelar The Masters 2019

Juara The Masters berhak atas Green Jacket, hadiah utama USD1.980.000, dan undangan seumur hidup ke The Masters.

Jaket yang diberikan akan dipakai selama satu tahun oleh sang juara, sebelum dikembalikan di tahun berikutnya. Selanjutnya, ia menerima trofi pemberian Augusta National untuk mereka simpan.

Kapan The Masters 2019?
Augusta National Women's Amateur ANWA
Augusta National yang menjadi tuan rumah The Masters 2019

Putaran pertama The Masters akan dimainkan pada Kamis (11/4) besok. Seperti biasanya, sebelum dimulai, The Masters mengundang legenda golf untuk membuka putaran pertama. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jack Nicklaus dan Gary Player diberi kesempatan untuk memukul pertama kali.

Tradisi ini telah dimulai sejak 1963, ketika Jock Hutchison dan Fred McLeod menjadi pasangan pertama yang membuka The Masters. Selanjutnya, nama-nama seperti Gene Sarazen, Byron Nelson, Ken Venturi, Sam Snead, dan Arnold Palmer ikut memukul hingga akhir hayatnya.

Apa itu Kontes Par-3?

Sebelum The Masters dimulai, Augusta National memiliki kontes par-3 yang ditujukan untuk mempererat hubungan keluarga para pemain. Acara ini diadakan pada hari Rabu, dengan mengambil tempat di 9-hole yang seluruhnya par-3 di lingkungan Augusta National.

Ada satu hal yang belum dipecahkan hingga saat ini. Sejak tradisi pertama pada 1960, tidak pernah ada yang berhasil mengawinkan Kontes Par-3 dengan Green Jacket di pekan yang sama. Hanya Raymond Floyd yang nyaris melakukan hal itu di 1990. Ia kalah melawan Nick Faldo di Playoff.

Apa itu Champions Dinner?

Setiap tahunnya, juara bertahan berhak memilih panganan yang disukainya, untuk hadir di meja makan tempat bertemunya para juara The Masters. Tradisi ini diadakan pada Selasa malam sebelum The Masters dimulai.

Tergantung siapa juara bertahannya, mereka berhak menghadirkan makanan khas asal negara pemenang. Seperti Sergio Garcia yang membawa International Salad, dengan bumbu yang disesuaikan dengan pilihan pemenang The Masters.

Sebagai makanan utama, Garcia memilihkan dua makanan tradisional Spanyol. Arroz caldoso de bogavante, berupa nasi dengan lobster. Untuk hidangan penutupnya, ia memilih tres leches cake atau kue susu.

Tiger Woods yang datang sebagai juara bertahan 1997, memilih makanan yang biasa dijumpai di restoran cepat saji, cheeseburgers, sandwich ayam, french fries, dan milkshake.

Infografis The Masters 2019
Infografis The Masters 2019 / AGolf Design