Tiger Woods Presidents Cup 2019
Tiger Woods berkelakar ingin ambil namanya sendiri di Presidents Cup 2019 / AGolf Design

AGolf.xyz – Tiger Woods merupakan Kapten utama Tim Amerika di Presidents Cup 2019. Pengumuman ini sudah disampaikan pada Maret lalu, di saat Tiger tengah memperbaiki performanya usai menjalani operasi keempat tahun lalu.

Seiring berjalannya waktu, Tiger semakin menunjukkan prestasi menterengnya yang berujung pada gelar TOUR Championship September lalu. Itu menjadi persiapan yang sangat tepat sebelum terbang ke Le Golf National, Paris, untuk mengikuti Ryder Cup.

Walaupun hasilnya sangat mengecewakan dengan 0,0 poin dari 4 pertandingan, Tiger tetap menunjukkan kharismanya kalau ia bisa berbuat lebih di Presidents Cup. Berdasarkan sejarah juga, peraih 80 gelar PGA Tour itu berpeluang menjadi golfer pertama yang mengemban tugas sebagai Kapten dan Pemain. Hal yang hanya pernah dilakukan Hale Irwin, pada edisi perdana 1994 silam.

“Dua kaki saya sudah ada di Royal Melbourne Golf Club sebagai Kapten,” kata Tiger saat berkunjung ke Australia minggu ini, sebagai persiapannya menjelang setahun Presidents Cup pada 12-15 Desember 2019. “Tetapi, saya juga menginginkan hal lebih. Saya ingin bermain.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Berkali-kali ditunjuk sebagai Wakil Kapten, saya tidak bisa berbuat banyak. Untunglah sekarang saya dipercaya sebagai Kapten, yang artinya saya bisa mengontrol banyak hal di tim saya. Dan keinginan saya menjadi pemain, saya rasa, ini untuk mewujudkan romantika antara mengontrol tim dan menentukan nasib tim melalui hasil pribadi,” pendapat Tiger.

Menghitung mundur setahun ke depan, Tiger saat ini menempati peringkat 16 dari 8 pegolf saja yang dapat lolos otomatis via poin kualifikasi. Jika posisi ini tak banyak berubah, Tiger wajib memilih dirinya sendiri untuk mewujudkan keinginannya itu.

Tiger berkelakar ia memang bisa saja memilih dirinya sendiri, namun tetap perlu persetujuan para Wakil Kaptennya. Dengan peraturan baru yang memperbolehkan pegolf memainkan satu partai saja sebelum single, Tiger memandang ini kesempatan yang tepat untuk memilih namanya di Captain’s Pick.

“Setelah TOUR Championship, kita saling mengetahui siapa 8 pegolf Amerika yang masuk ke skuad. Saya sangat berharap bisa masuk via poin kualifikasi. Tetapi jika tidak, saya dan Wakil Kapten akan memetakan siapa yang pantas bersanding dengan 8 pegolf yang sudah lolos. Saya perlu persetujuan mereka, untuk memasukkan nama saya,” komentar Tiger.

Pernah Tampil di Royal Melbourne

Salah satu alasan yang dapat menguatkan pilihan kepada dirinya ialah, Tiger pernah merasakan dua Presidents Cup di lapangan ini. Pada 1998, Tiger datang sebagai rookie yang meraih 7 gelar PGA Tour dalam rentang waktu 19 bulan antara Oktober 1996-Mei 1998.

Sumbangan 2,0 poin dari 5 partai yang ia ikuti, ternyata tidak cukup memenangkan Tim Amerika ketika itu. Tim Internasional yang dikapteni Peter Thomson, menghasilkan satu-satunya kemenangan telak 20,5-11,5 (hingga saat ini).

Tujuh tahun lalu, Tiger kembali ke Royal Melbourne lewat undangan Kapten Fred Couples. Pada penampilan ketujuhnya di Presidents Cup, Tiger lagi-lagi menyumbangkan dua poin yang kali ini berubah menjadi kemenangan 19-15.

Dua partai single berhasil ia menangkan. 1-up vs Greg Norman (1998) dan 4&3 vs Aaron Baddeley (2011).

“Saya sangat menyukai set up lapangan golf ini, rasanya seperti the Open. Layoutnya fantastis, sangat sulit tetapi tricky. Kunjungan saya minggu ini menemukan, kalau lapangannya diperpanjang beberapa meter di beberapa hole. Tetapi tidak keseluruhan. Normalnya, jika dipersiapkan untuk turnamen besar dengan jangka waktu yang agak lama, bunker, panjang, atau beberapa hal lainnya bisa saya jumpai. Tetapi, di sini tidak. Masih seperti dulu,” kata peraih tiga gelar the Open itu.

Memandang siapa yang akan menjadi skuadnya, Tiger yakin tiap Presidents Cup maupun Ryder Cup, punya ciri khasnya sendiri. “Setiap Cup, punya keunikannya sendiri-sendiri. Dan saya menginginkan ada chemistry di tim kami nantinya, karena itulah yang terus terjaga seumur hidup,” tukas Tiger.