Thomas Pieters

AGolf.xyz– Perwakilan Belgia, Thomas Detry and Thomas Pieters berhasil mengantongi 71 pada ISPS HANDA Melbourne World Cup of Golf. Mereka berjuang di tengah kondisi angin besar diselingi hujan lebat di The Metropolitan Golf Club, Melbourne.

Kondisi cuaca ini membuat seluruh peserta World Cup of Golf mengumpulkan 109 over pada sesi four some. Hanya empat tim yang bisa mencetak under par. Detry dan Pieters adalah salah satunya sehingga mereka bisa berbagi tempat pertama bersama perwakilan Korea Selatan Byeong-hun An dan Si Woo Kim. Pasangan Korea hari ini mencetak 72.

Sementara pasangan Italia Renato Paratore dan Andrea Pavan, duet Inggris Tyrrell Hatton dan Ian Poulter, duo India Gaganjeet Bhullar dan Anirban Lahiri serta tim Malaysia Gavin Green dan Ben Leong berjarak dua stroke dari pasanga Belgia dan Korea Selatan.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

โ€œSaya rasa kami bermain cukup solid, kami berdua sedang โ€œonโ€. Short game hari ini lumayan bagus,โ€ kata Pieters mengomentari permainannya dengan tiga birdie dan dua bogey hari ini.

Sementara Detry mengakui kendala cuaca membuat permainan mereka tambah berat. โ€œ Syukur ini sudah selesai dan saya bersemangat untuk segera mandi hari ini,โ€ tukasnya.

Bersaing Ketat

Pemimpin hari sebelumnya, duo Korea Selatan dan Inggris membuang kesempatan pertama mereka karena tembakan pertama mereka yang langsung jatuh ke bunker. Ini memberikan kesempatan six way tie. Duo Belgia segera mengubah itu berkat birdie yang diciptakan Pieters pada hole ketujuh par lima.

Mereka dikejar oleh pasangan Inggris setelah Detry kehilangan kesempatannya pada pukulan pendek di ย hole ketujuh. Duet Belgia kembali memimpin setelah Pieters melesakkan bolanya pada hole kesembilan, membuat posisi pertama ditinggali tiga pasangan pegolf. Mereka sempat menjadi pemimpin solo ketika approach dari Pieters di hole ke-10 berjalan mulus. Tapi kedudukan itu kembali berubah karena pasangan Korea berhasil bergabung dengan mereka dengan 11 under.

Sayangnya langkah duo Korea terhambat bogey di hole 11 dan 12, meskipun berhasil kembali di hole 14. Kejar-kejaran angka antara duo Korea Selatan dan Belgia itu berakhir setelah Detry terhambat di bunker 17 dan angka pun tidak berubah bagi kedua tim.