Indonesia Open Golf / Asian Tour
Indonesia Open Golf / Asian Tour

AGolf.xyz – Justin Harding tidak lagi mempertahankan gelarnya di Bank BRI Indonesia Open, akhir Agustus ini. Meskipun begitu, ia senang melihat ketiga rekannya diundang ke Pondok Indah Golf Course, 29 Agustus-1 September mendatang.

J.C. Ritchie, Daniel van Tonder, dan Neil Schietekat mewakili Sunshine Tour di Afrika Selatan yang diharapkan dapat mengikuti jejak Harding di Asia. Tahun lalu, Harding yang diundang ke turnamen Asian Tour pertamanya di Jakarta, langsung memenangi turnamen ini di kesempatan perdana.

Dua pekan berikutnya, ia merengkuh Royal Cup di Thailand sebagai gelar back-to-back dalam dua turnamen. Namanya masuk dalam buku rekor Asian Tour, yang mustahil disamai pegolf lainnya di masa depan.

Justin Harding dengan trofi emas
Justin Harding dengan trofi emas Bank BRI Indonesia Open 2018 di Pondok Indah Golf Course / Asian Tour

“Sedikit menyesal tidak bisa mempertahankan gelar di Jakarta. Tetapi, saya senang bisa melihat tiga pegolf Sunshine Tour hadir di Bank BRI Indonesia Open,” kata Harding. “Saya menganggap turnamen ini menjadi kesempatan terbaik saya mencapai titik saat ini. Saya tidak menyangka dari Sunshine Tour dan menang Bank BRI Indonesia Open, saya ada di Kort Ferry Tour Finals-turnamen tur kasta kedua di bawah PGA Tour.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Tidak hanya Harding, Bank BRI Indonesia Open merupakan salah satu turnamen top Asia yang menghadirkan pemenang terbaik setiap tahunnya. Sebut saja Gaganjeet Bhullar dengan dua gelar 2013 dan 2016, tengah mengejar titel ketiga yang belum pernah dicapai pegolf lainnya di turnamen ini. Kapten Ryder Cup 2020 Padraig Harrington, menjadi pemenang 2014 lalu.

Kesempatan Sunshine Tour

Bukan perwakilan biasa di Bank BRI Indonesia Open, Sunshine Tour mengirimkan Ritchie dan van Tonder yang memuncaki dua peringkat teratas Order of Merit.

“Kami bangga bisa menaruh Justin Harding yang menang di Asia dan menginspirasi pegolf lainnya di Sunshine Tour,” tutur COO Sunshine Tour, Grant Wilson. “Melalui kerja sama ini, kami yakin anggota tur tidak hanya melihat Afrika Selatan saja. Mereka perlu terus belajar dari berbagai tur dunia dan pengalaman itulah yang akan meningkatkan permainan pegolf muda ke depannya.”