versace

AGolf.xyz- Label mewah Italia, Versace telah menarik koleksi T-Shirt kontrroversinya dari pasar Cina. Hal ini dikarenakan bagian belakang T-shirt tersebut menampilkan Hong Kong dan Makau sebagai dua negara terpisah. Akibatnya produk tersebut telah memicu kemarahan dari para penggemar merek di Cina.

Sang direktur kreatif Donatella Versace juga telah mengeluarkan permintaan maaf pribadi kepada warga Cina, setelah salah satu desainnya salah menyebut semi-otonom Hong Kong dan Makau sebagai negara terpisah.

“Tidak pernah saya ingin tidak menghormati kedaultan nasional Cina dan inilah saya secara pribadi meminta maaf atas ketidakakuratan dan kesalahan yang ditimbulkannya,”bunyi postingan dalam akun Instagram pribadi Versace.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Desain T-shirt ini menampilkan daftar kota-kota dunia dan negara terkait di bagian belakangnya. Merek menuliskan, bahwa negara Hong Kong dan Makau tidak berkaitan dengan Cina, berbeda dengan Beijing dan Shanghai. Desain tersebut bertentangan dengan kebijakan negara “One Cina” yang menjadi berita utama dalam beberapa bulan terakhir dengan meluasnya protes anti-pemerintah di Hong Kong.

Demontrasi dimulai sebagai protes terhadap RUU ekstradisi yang serakang ditangguhkan. Tetapi sejak itu, telah meluas ke hak-hak demokratis yang lebih besar dan akuntabilitas pemerintah. Setelah kontroversi perihal desain T-shirt Versace, aktris dan penyanyi Cina, Yang Mi mengumumkan untuk mengakhiri perannya sebagai duta besar merek untuk Versace.

Versace bukanlah merek pertama yang menghadapi reaksi keras atas perlakuannya terhadap klaim territorial Cina. Beberapa jam setelah penarikan, merek mewah Coach berada di bawah pengawasan. Karena mendaftarkan Hong Kong dan Taiwan sebagai negara di situs webnya.