Kay puncaki WAAP
WAAP 2019 di Royal Golf Club, Jepang / Twitter: @waapgolf

AGolf.xyz – Turnamen amatir Women’s Amateur Asia-Pacific Championship (WAAP) yang ditarik mundur karena virus corona, mendapat jadwal baru pada 7-10 Oktober. Masih di tempat yang sama, Siam Country Club di Thailand, otoritas turnamen R&A menganggap jadwal tersebut dapat mengurangi dampak virus corona yang terjadi saat ini.

“Meskipun sudah dipindah ke bulan Oktober, kami tetap mengawasi apa yang akan terjadi selama kurang lebih 7 bulan ke depan,” kata Ketua Eksekutif R&A, Martin Slumbers. “Kami merasa perlu untuk memberikan trofi kami kepada pemenang 2020.”

WAAP yang sedianya menjadi ajang pencarian pegolf amatir terbaik di kawasan Asia-Pasifik, harus ditunda dari jadwal awal 13-16 Februari lalu. Dampak penundaan ini, juga memaksa LPGA Tour membatalkan tiga turnamennya di kawasan Asia.

Sepanjang dua bulan terakhir, kawasan Asia dalam kondisi kritis akibat virus corona. Jumlah korban meninggal yang melewati 2.800 jiwa per Kamis (27/2), memaksa banyak turnamen dari berbagai cabang olahraga harus dibatalkan, ditunda atau dipindahkan. Tak terkecuali golf yang terhitung lebih dari lima turnamen sudah dibatalkan sejauh ini.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Selain turnamen wanita, European Tour, Asian Tour, hingga PGA Tour Series-China menjadi tur utama pria yang terdampak akibat virus corona. Maybank Championship di Malaysia, turnamen nasional China Volvo China Open, dan musim golf 2020 di China seluruhnya kelimpungan di tahun ini.

Sebagai turnamen pertama yang memindahkan jadwalnya, WAAP tetap memberikan hadiah mayor kepada pemenang 2020 ke Augusta National Women’s Amateur dan AIG Women’s British Open 2021.

Akan ada sekitar 80 pegolf dari 19 negara di Asia-Pasifik yang diprediksi hadir di turnamen ini. Thailand sebagai tuan rumah, dipersilakan mengirimkan 8 pegolf untuk merebut gelar kedua setelah Atthaya Thitikul melakukannya di edisi pertama 2018 lalu. Tahun lalu, Yuka Yasuda menjadi pemenang kedua saat dihelat di Jepang.