AGolf.xyz– Machu Picchu merupakan salah satu destinasi wisata yang paling terkenal di dunia. Peninggalan suku Inca ini dapat menarik wisatawan hingga 4 juta pengunjung setiap tahunnya. Namun kini para wisatawan tidak dapat leluasa mengunjungi Machu Picchu karena telah ditetapkan sejumlah aturan baru yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2019.

Sebelumnya pada bulan Juli 2017 pihak pemerintah juga telah menetapkan aturan bagi para pengunjung. Mereka memberi batasan maksimal kunjungan 4 jam setelah memasuki gerbang utama. Di mana setiap tiket masuk akan dicap dan menampilkan waktu masuk. Kini aturan baru telah dibuat ulang untuk menjaga kelestarian situs bersejarah yang ada di pegunungan Andes tersebut.

Mulai 1 Januari 2019, Cusco Office if the Ministry of Culture membatasi jumlah pengunjung yang diizinkan untuk memasuki benteng dengan mengalokasikan slot  per jam pada semua tiket yang terjual. Kini tiket hanya tersedia untuk waktu tertentu mulai dari jam 6 pagi.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Setiap tiket akan memiliki cap waktu yang tercetak di atasnya dan para pengunjung tidak diperkenankan untuk memasuki area lebih awal dari yang ditetapkan. Pengunjung dapat mengakses obyek wisata selama satu jam dari waktu masuk yang telah dialokasikan. Para pengunjung yang memasuki Machu Picchu harus disertai oleh pemandu wisata, dengan setiap grup per pemandu berisi maksimal 16 orang.

Selain sebagai konservasi, perubahan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di gerbang pintu masuk dan waktu tunggu transportasi umum saat waktu puncak yang dapat mencapai lebih dari dua jam.

Machu Piccu dikenal juga sebagai “Gunung Tua” atau sering disebut kota Inca yang hilang, merupakan sebuah reruntuhan Inca pra-Colombus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m di atas permukaan laut. Tempat ini juga merupakan situs warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1983.