Tiger Woods WGC-Invitational
Tiger Woods ingin jadi pemain Presidents Cup 2019 / AGolf Design

AGolf.xyz – Presidents Cup merupakan pertemuan rutin dua tahunan antara Tim Amerika dan Tim Internasional, seperti Ryder Cup namun tanpa campur tangan pegolf Eropa. Sekitar tujuh bulan lalu, Tiger Woods dipercaya sebagai Kapten Tim Amerika di Presidents Cup 2019 yang diadakan di Royal Melbourne Golf Club, pada 12-15 Desember.

Menilik sejarah Presidents Cup yang dimulai pada 1994, lapangan ini menjadi satu-satunya kemenangan Tim Internasional saat Presidents Cup 1998 yang dipimpin Kapten Peter Thomson. Tim Amerika kemudian membalasnya pada 2011, dengan hasil akhir 19-15.

Tiger Woods and Ernie Els Presidents Cup 2019
Tiger Woods dan Ernie Els jadi Kapten Tim Amerika dan Tim Internasional di Presidents Cup 2019

Didapuk sebagai Kapten pada Maret lalu sebelum mengetahui apa yang telah dicapainya akhir-akhir ini, Woods berharap ia tak hanya sekedar mengatur strategi saja. Ia pun berkelakar akan turun langsung ke lapangan sebagai pemain di Australia nanti.

Sepanjang tahun ini, Woods telah merengkuh gelar PGA Tour ke-80, bermain di Ryder Cup pertama kalinya sejak 2012, dan kembali ke No.13 dunia pasca 4 operasi punggung yang ia lewati.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Ya, saya berharap bisa bermain di sana. Saat melihat poin Presidents Cup, saya ada di posisi ke-9 dan saya cukup optimis bisa masuk sebagai pemain via kualifikasi. Saya ingin berkontribusi tidak hanya sebagai Kapten,” harap Woods.

Presidents Cup tidak lagi memperlihatkan seorang Kapten yang juga bermain sebagai pemain, sejak edisi pertama Presidents Cup pada 1994. Kala itu, Hale Irwin yang membawa tim Amerika memenangi Cup dengan 20-12, menyumbangkan 2 poin dari 3 partai.

Peluang Woods Sebagai Pemain di Presidents Cup 2019

Di Royal Melbourne Australia nanti, Woods bakal merasakan status Kapten pertama kalinya. Beberapa kali terpilih sebagai Wakil Kapten di Ryder Cup 2016 dan Presidents Cup 2017, Woods sebenarnya diterima dengan status yang sama di Le Golf National, tuan rumah Ryder Cup beberapa waktu lalu. Namun, prestasi impresif yang ia torehkan dalam setengah tahun terakhir, memalingkan wajah Kapten Jim Furyk untuk memilihnya sebagai Captain’s Pick dan menggantikan posisi Wakil Kapten kepada David Duval.

Sayangnya, Woods seperti mesin yang kehabisan bensin. Dari 4 partai yang ia mainkan, tak satupun poin ia buat. Hasil 0-4-0 menurunkan rekornya menjadi 13-21-3 dari 8 Ryder Cup. Rekor Presidents Cup malah berbanding terbalik, 24-15-1 dari 8 penampilan.

Melihat rekor yang cukup impresif itu, Presidents Cup 2019 akan menjadi ketiga kalinya Cup ini berkunjung ke lapangan rancangan Alistair McKenzie. Dalam dua kunjungan sebelumnya pada 1998 dan 2011, Woods punya rekor 4-6 (masing-masing 2-3) di lapangan ini.

“Apa yang dilakukan Irwin di edisi pertama sangat menginspirasi saya,” kata Woods. “Dia memantau timnya pada pagi hari, dan bermain di sesi sore. Dia melakukan tugasnya untuk menjaga pairing dan melihat apa yang bisa ia perbuat di sore harinya. Saat single, dia begitu brilian menaruh namanya di partai pertama, sehingga dia bisa memastikan sisa sesi dapat berpihak ke Tim Amerika.”

Ketika itu, Irwin memenangi partai pertama single dengan 1-up dari Robert Allenby.

Peluang Captain’s Pick

Salah satu tugas maha berat seorang Kapten ialah Captain’s Pick. Di Ryder Cup, tak jarang Captain’s Pick merupakan kunci kemenangan sebuah Tim, dan hal itu juga dipikirkan Woods. Jika kemudian dia tidak menjadi 8 pegolf yang lolos otomatis via kualifikasi, dia memilih untuk tidak mempromosikan dirinya kepada Wakil Kapten untuk dipilih via Captain’s Pick.

“Saya ingin tampil di Presidents Cup sebagai Kapten dan pemain, tentu saja melalui kualifikasi. Saya ingin menunjukkan kalau saya bisa bermain bagus sepanjang musim 2018/2019, sehingga tak perlu lagi nepotisme melalui Captain’s Pick,” ujar Woods.

Berbicara mengenai siapa yang bakal dipilihnya, Woods tengah mengatur waktu yang tepat karena Presidents Cup sendiri baru diadakan pada Desember.

“Saya pikir Els akan memilih Captain’s Pick pada bulan Oktober, sekitar WGC-HSBC Champions tahun depan. Saya perlu melihat beberapa tambahan turnamen di musim gugur, karena jedanya lumayan lama hingga Desember. Seperti Kapten yang lain, saya perlu golfer yang tajam dan konsisten selama musim gugur,” jelas Woods.